Sabtu, 14 Ogos 2010
Jumaat, 6 Ogos 2010
Ahlan Ya Ramadhan..
Salam Mujahadah,
Bulan Sya'ban makin melabuhkan tirainya dalam beberapa hari lagi,sebagai muslim sepatut dan selayaknya kita merasa sangat gembira dengan kedatangan Bulan Ramadhan yang bakal hadir dalam hidup kita beberapa hari sahaja lagi.. Jika kita merenung kembali Sirah Rasulullah SAW dengan pelbagai kisah-kisah peribadi Baginda serta sahabat Baginda yang begitu gembira apabila tibanya bulan Ramadhan dalam hidup mereka.
Salah satu daripada kisah yang masyhur ialah kisah yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah melalui khutbah Nabi Muhammad SAW dalam kedatangan bulan Ramadhan.. Mudah-mudahan kita mengambil pengajaran dan iktibar daripada khutbah yang disampaikan oleh kekasih Allah dalam persediaan dalam menyambut bulan barakah ini suatu ketika dahulu..
Wahai manusia!
Wahai manusia!
Wahai manusia!
Wahai manusia!
Bulan Sya'ban makin melabuhkan tirainya dalam beberapa hari lagi,sebagai muslim sepatut dan selayaknya kita merasa sangat gembira dengan kedatangan Bulan Ramadhan yang bakal hadir dalam hidup kita beberapa hari sahaja lagi.. Jika kita merenung kembali Sirah Rasulullah SAW dengan pelbagai kisah-kisah peribadi Baginda serta sahabat Baginda yang begitu gembira apabila tibanya bulan Ramadhan dalam hidup mereka.
Salah satu daripada kisah yang masyhur ialah kisah yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah melalui khutbah Nabi Muhammad SAW dalam kedatangan bulan Ramadhan.. Mudah-mudahan kita mengambil pengajaran dan iktibar daripada khutbah yang disampaikan oleh kekasih Allah dalam persediaan dalam menyambut bulan barakah ini suatu ketika dahulu..
Wahai manusia!
Sungguh telah datang kepada kalian bulan Allah yang membawa berkah, rahmat dan maghfirah; bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya paling utama. Malam-malamnya paling utama. Jam demi jamnya paling utama. Inilah bulan ketika kalian diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya.
Pada bulan ini nafas-nafas kalian menjadi tasbih, tidur kalian ibadah, amal-amal kalian diterima dan doa-doa kalian diijabah. Bermohonlah kepada Allah, Tuhan kalian, dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Dia membimbing kalian untuk melakukan shaum dan membaca Kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah pada bulan agung ini…
Bersedekahlah kepada kaum fakir dan miskin. Muliakanlah orang tua. Sayangilah yang muda. Sambungkanlah tali persaudaraan. Jagalah lidah. Tahanlah pandangan dari apa yang tidak halal kalian pandang. Peliharalah pendengaran dari apa yang tidak halal kalian dengar…
Bertobatlah kepada Allah dari dosa-dosa. Angkatlah tangan-tangan kalian untuk berdoa pada waktu shalat. Itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah ‘Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih. Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Wahai manusia!
Sesungguhnya diri kalian tergadai karena amal-amal kalian. Karena itu, bebaskanlah dengan istigfar. Punggung-punggung kalian berat karena beban (dosa). Karena itu, ringankanlah dengan memperpanjang sujud.
Ketahuilah! Allah Swt. bersumpah dengan segala kebesaran-Nya, bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan-Nya.
Wahai manusia!
Siapa saja di antara kalian memberi buka kepada orang-orang Mukmin yang berpuasa pada bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu…
Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.
Wahai manusia!
Siapa yang membaguskan akhlaknya pada bulan ini, ia akan berhasil melewati sirâth al-mustaqîm pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) pada bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya pada Hari Kiamat. Siapa saja yang menahan kejelekannya pada bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Siapa saja yang memuliakan anak yatim pada bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Siapa saja yang menyambungkan tali silaturahmi pada bulan ini, Allah akan menghubungkannya dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Siapa saja yang memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Siapa saja yang melakukan shalat sunnah pada bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Siapa saja yang melakukan shalat fardhu, baginya pahala seperti melakukan 70 shalat fardhu pada bulan lain. Siapa saja yang memperbanyak shalawat kepadaku padai bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Siapa saja pada bulan ini membaca satu ayat al-Quran, pahalanya sama seperti mengkhatamkan al-Quran pada bulan-bulan yang lain.
Wahai manusia!
Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagi kalian. Karena itu, mintalah kepada Tuhan kalian agar tidak pernah menutupkannya bagi kalian. Sesungguhnya pintu-pintu neraka tertutup. Karena itu, mohonlah kepada Tuhan kalian untuk tidak akan pernah membukakannya bagi kalian. Sesungguhnya setan-setan terbelenggu. Karena itu, mintalah agar mereka tak lagi pernah menguasai kalian…
Wahai manusia!
Sesungguhnya kalian akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyâm pada malam harinya suatu tathawwu’.
Siapa saja yang mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu amal kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.
Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan dan bulan Allah memberikan rezeki kepada Mukmin di dalamnya.
Siapa saja yang memberikan makanan berbuka kepada seseorang yang berpuasa, yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang…
Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Siapa saja yang meringankan beban dari budak sahaya, niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.
Karena itu, perbanyaklah empat perkara pada bulan Ramadhan: dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhan kalian; dua perkara lagi yang sangat kalian butuhkan. Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampunan kepada-Nya. Dua perkara yang sangat kalian butuhkan ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.
Siapa saja yang memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Nya, dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga. [HR Ibnu Khuzaimah]
"Ku Mengharapkan Ramadhan kali ini penuh makna"
Salam Ramadhan 1431H diucapkan kepada semua muslimin dan muslimat di seluruh pelusuk dunia,bermohonlah agar diberikan kekuatan dan kesempatan oleh Allah untuk menempuh bulan Ramadhan tahun ini dengan kesihatan tubuh badan yang sihat,kekuatan mental serta emosi yang stabil.. Jadikanlah Bulan Ramadhan sebagai "Madrasah Tarbiyah" dalam melalui bulan-bulan yang akan datang..InsyaAllah..
P/S: InsyaAllah bermula pada posting akan datang, penulis akan cuba untuk berkongsi sekurang-kurangnya 1 daripada sunah Nabi yang sering diamalkan oleh Baginda SAW dalam kehidupan seharian Baginda yang juga semakin ditinggalkan @ dilupakan oleh umat masa kini.. Sebelum mengakhiri perkongsian, dengar,hayati,fahami dan sama-sama muhasabah diri dengan mendegar sebuah nasyid daripada Kumpulan Raihan.. Wassalam..
Rabu, 4 Ogos 2010
Naluri Manusia: Memang banyak persoalan!
Salam Mujahadah, alhamdulillah Allah memberi sedikit kesempatan untuk menukilkan sesuatu untuk direnung, ditenung dan ditanggung oleh kita sebagai manusia yang sememangya tidak dapat lari daripada bersifat pelupa.. Sepanjang tidak menulis ini, pelbagai ujian dan pengalaman dialami dalam laluan onak berduri untuk menjadi mu'allim yang bukan hanya mampu berdiri dihadapan kelas dan bercakap sahaja tatkala habis masa keluar kelas kefahaman pelajar tidak diduga..
Bermula dengan program Bina Insan Guru yang melibatkan Program Anak Angkat dan Khidmat Masyarakat telah banyak mengajarkan tentang tanggungjawab sebagai pencetus anjakan paradigma dalam hidup masyarakat terutamanya di luar bandar. Belum kering air mata dipipi ini mengenangkan kehidupan masyarakat yang serba kekurangan di Ijok, hati ini dikejutkan dengan kepulangan kerahmatullah isteri kepada salah seorang daripada murabbi @ pensyarah di bumi IPG ini dan ternyata Allah betul-betul ingin menguji murabbi ini dengan ujian yang sukar sekali ditempuhi walaupun bukanlah diri ini yang menempuhi tetapi riak wajah murabbi ini menunjukkan betapa berat dugaan dan ujian yang mesti dihadapinya. Semoga Allah menempatkan isteri murabbi ini dikalangan orang solehah. Teringat mengenai betapa bertuahnya murabbi ini kerana dipertemukannya dengan almarhumah yang mampu membantunya menjalankan gerak kerja Islam disertai dengan kata-kata "Isteri pertama" murabbi ini adalah Islam dan almarhumah pula diibaratkan "Isteri kedua". Alangkah beruntungnya seorang suami yang mempunyai isteri yang dapat membantu dalam gerak kerja Islam. Al-Fatihah..
Disusuli dengan beberapa program yang diharapkan mampu mengetuk hati yang sering lena dalam mengingati Pencipta dan menyanjung kekasihNya,Nabi Muhammad SAW iaitu kedatangan 2 orang 'ulama iaitu Habib Umar Bin Mohsin beserta Al-Allamah Sheikh Muhammad Nuruddin Al-Banjari Al-Makki ke bumi IPG. Semoga Allah menetap serta meneguhkan hati untuk istiqamah dalam meneruskan kehidupan dengan menegakkan sunah Nabi SAW serta berusaha menggapai keredhaanNya didunia dan akhirat serta terus menyanjungi 'ulama yang merupakan pewaris para Nabi.
Naluri manusia sememangnya sering memikirkan tentang perkara dan ujian yang sering diberikan oleh Pencipta kepada kita.. Seringkali persoalan kenapa,mengapa, bagaimana, dan bermacam lagi persoalan sering terawang-awang dibenak hati ini.. Ketahuilah kita bahawa kebanyakan daripada persoalan yang acapkali timbul ini sebenarnya telah dijawab dan dirungkai oleh Al-Quran kitab Allah.. Fahami, ketahui, selidiki dan temani jawapan ini dalam diri insyaAllah segala yang dihadapi dapat menyejukkan hati..
KITA BERTANYA : KENAPA AKU DIUJI?
QURAN MENJAWAB :
"Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; "Kami telah beriman," ("I am full of faith to Allah") sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji org2 yg sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui org2 yg benar dan, sesungguhnya Dia mengetahui org2 yg dusta."
(Surah Al-Ankabut ayat 2-3)
KITA BERTANYA : KENAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN
QURAN MENJAWAB :
"Boleh jadi kamu membenci sesua tu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."
(Surah Al-Baqarah ayat 216)
KITA BERTANYA : KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
QURAN MENJAWAB :
"Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya."
(Surah Al-Baqarah ayat 286)
KITA BERTANYA : KENAPA RASA FRUSTASI?
QURAN MENJAWAB :
"Jgnlah kamu bersikap lemah, dan jgnlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah org2 yg paling tinggi darjatnya, jika kamu org2 yg
beriman."
(Surah Al-Imran ayat 139)
KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?
QURAN MENJAWAB :
"Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah (be fearfull of Allah The Almighty) kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan)."
KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?
QURAN MENJAWAB :
"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk"
(Surah Al-Baqarah ayat : 45)
KITA BERTANYA : APA YANG AKU DAPAT DRPD SEMUA INI?
QURAN MENJAWAB :
"Sesungguhnya Allah telah membeli dari org2 mu'min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga utk mereka... "
(Surah At-Taubah ayat : 111)
KITA BERTANYA : KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?
QURAN MENJAWAB :
"Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal."
(Surah At-Taubah ayat 129)
KITA BERKATA : AKU TAK DAPAT TAHAN!!!
QURAN MENJAWAB :
"... ..dan jgnlah kamu berputus asa dr rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dr rahmat Allah melainkan kaum yg kafir."
(Surah Yusuf ayat 12)
QURAN MENJAWAB :
"Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; "Kami telah beriman," ("I am full of faith to Allah") sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji org2 yg sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui org2 yg benar dan, sesungguhnya Dia mengetahui org2 yg dusta."
(Surah Al-Ankabut ayat 2-3)
KITA BERTANYA : KENAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN
QURAN MENJAWAB :
"Boleh jadi kamu membenci sesua tu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."
(Surah Al-Baqarah ayat 216)
KITA BERTANYA : KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
QURAN MENJAWAB :
"Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya."
(Surah Al-Baqarah ayat 286)
KITA BERTANYA : KENAPA RASA FRUSTASI?
QURAN MENJAWAB :
"Jgnlah kamu bersikap lemah, dan jgnlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah org2 yg paling tinggi darjatnya, jika kamu org2 yg
beriman."
(Surah Al-Imran ayat 139)
KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?
QURAN MENJAWAB :
"Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah (be fearfull of Allah The Almighty) kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan)."
KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?
QURAN MENJAWAB :
"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk"
(Surah Al-Baqarah ayat : 45)
KITA BERTANYA : APA YANG AKU DAPAT DRPD SEMUA INI?
QURAN MENJAWAB :
"Sesungguhnya Allah telah membeli dari org2 mu'min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga utk mereka... "
(Surah At-Taubah ayat : 111)
KITA BERTANYA : KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?
QURAN MENJAWAB :
"Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal."
(Surah At-Taubah ayat 129)
KITA BERKATA : AKU TAK DAPAT TAHAN!!!
QURAN MENJAWAB :
"... ..dan jgnlah kamu berputus asa dr rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dr rahmat Allah melainkan kaum yg kafir."
(Surah Yusuf ayat 12)
"Ya Rabb, perteguhkanlah hatiku, perkemaskanlah perhiasanku, tetapkanlah qalbuku, tunjukilah diriku dengan jalan yang membawaku kejalan mendapat redhaMu"
Langgan:
Catatan (Atom)
